Nafsu berbulu cinta

cinta atau nafsu

cinta atau nafsu

Bedanya apa ya?seandainya kedua kata tersebut memiliki wujud yang dapat dilihat, tentu akan terlihat jelas bedanya. Masalahnya, cinta dan nafsu tidak dapat dilihat mata, tapi bisa dirasakan.(tapi rasanya tidak manis, asam,asin..kaya’ iklan permen aja??)

Bagaimana membedakan kalau seseorang tulus mencintai,bukan sekedar nafsu saja? Jika seseorang hanyalah bilang,”aku cinta kamu”,itu adalah hal yang mudah.

“mana buktinya jika kamu mencintaiku?”

“kamu tidak perhatian sama aku?

“kamu suka marah-marah sama aku,tanpa alasan yang jelas”

“kamu tidak pernah alpha untuk menyakiti hati aku, bahkan kekerasan fisik sering menghampiriku. Apakah itu yang namanya cinta?”

“kamu hanya memikirkan bagaimana caranya agar kamu bisa mencumbui aku?”

“apakah hanya itu yang ada dalam otakmu?”

Nafsu.itulah sebagian “wajah” mahluk yang bernama nafsu.Dia lebih dekat kepada berbuat sex tanpa hadirnya cinta.

Bagaimana dengan cinta?

Cinta lebih lembut.tidak kasar.tidak melukai. cinta itu mendengarkan dengan hati.

Cinta itu adalah C.I.N.T.A

Cinta itu bentuk dari Care(perhatian) yang tulus. Tidak dibuat-buat atau berpura-pura.Menggandeng tangan dengan maksud melindungi,ketika menyeberang jalan, adalah contoh kecilnya.

Cinta itu tidak hanya dilisan, tapi diwujudkan dengan pengorbanan(Immolation). Nafsu penuh dengan keegoisan, tapi cinta sama sekali tidak(No Selfish). Cinta tidak mementingkan diri sendiri,tapi lebih mementingkan kesenangan dan kebahagiaan kedua belah pihak.

Ketidak-egoisan cinta dibuktikan dengan sikap saling memberi dan menerima(Take and give).Menyadari bahwa diri sendiri penuh dengan kekurangan dan banyak celah yang perlu diperbaiki.Karena itu,kita saling memberi dan menerima untuk saling melengkapi dan mengingatkan.

Di puncak tertinggi dari cinta,kita akan menemui kasih sayang(affection). Dia lebih indah daripada rajutan pelangi. Karena kasih sayang,kita dapat menghirup hawa dunia.

“ayo jadikan otakmu semakin keriput dengan bercuap-cuap lebih dalam lagi”

6 Responses to Nafsu berbulu cinta

  1. Puspita W says:

    Saya pilih ‘Care’ saja, lebih langgeng dan membahagiakan.
    Takut bicara cinta, takut bulunya….

    Salam kenal.

  2. emang ga ada habisnya kalau ngomong cinta.

    • otakkriput says:

      kalo sinetron aja ada “to be continued” nya mba,klo ngomongin cinta trus langsung abis,jadi ga seru donkk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: